Pariwara Anti Korupsi Digelar di Desa Pejengkolan, Libatkan Seni Karawitan Anak Sekolah
Pariwara Anti Korupsi Digelar di Desa Pejengkolan, Libatkan Seni Karawitan Anak Sekolah
Padureso, 22 September 2026 – Dalam rangka memperkuat upaya pencegahan dan membangun kesadaran masyarakat terhadap bahaya korupsi, Inspektorat Kabupaten Kebumen menggandeng Pemerintah Desa Pejengkolan, Kecamatan Padureso, untuk menggelar Pariwara Anti Korupsi di Desa Pejengkolan, Kecamatan Padureso. Kegiatan tersebut dikemas secara edukatif dan menarik dengan memanfaatkan seni budaya lokal berupa seni karawitan yang dibawakan oleh anak-anak Sekolah dari Desa Pejengkolan. Melalui pendekatan seni dan budaya, pesan-pesan mengenai nilai kejujuran, integritas, transparansi, serta pentingnya mencegah praktik korupsi diharapkan dapat lebih mudah diterima oleh masyarakat. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara Inspektorat Kabupaten Kebumen dengan pemerintah desa dalam mendukung upaya pencegahan korupsi, khususnya melalui peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat di tingkat desa.
Sekretaris Kecamatan Padureso, H. Parno, S.IP., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan Pariwara Anti Korupsi tersebut mendapat dukungan dari berbagai unsur di Kecamatan Padureso. “Kegiatan ini didukung oleh Camat Padureso, Kapolsek Padureso, Danposramil Padureso, serta tamu dari jajaran OPD Pemerintah Kabupaten Kebumen,” ujarnya. Keterlibatan anak-anak sekolah dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak dini. Melalui seni karawitan, pesan tentang kejujuran dan integritas disampaikan dengan cara yang kreatif sekaligus memperkenalkan dan melestarikan budaya lokal kepada generasi muda.
Pemerintah Kecamatan Padureso berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi. Dengan semangat integritas dan kebersamaan, pencegahan korupsi dapat dimulai dari lingkungan terkecil, termasuk desa, keluarga, sekolah, dan masyarakat.
